Korupsi Niaga

083 Al-Mutaffifin (1960-an)

(Petikan tafsir ayat 1-6) Pada ayat yang pertama dikatakanlah wailun bagi mereka; ertinya celakalah mereka! Merekalah pangkal bala merosak pasaran dan merosak amanah. Dalam ilmu ekonomi dikatakan bahawa keuntungan yang didapatkan dengan cara demikian bukanlah keuntungan yang terpuji, kerana dia merugikan orang lain, dan merosak pasaran dan mencalar nama baik bagi para saudagar yang berniaga di tempat itu; seperti seekor kerbau yang berkubang, semua kena lumpurnya. Wailun, celakalah dia! Sebab kecurangan yang demikian akan membawa budi pekertinya sendiri menjadi kasar. Tidak merasa tergetar hatinya memberikan rezeki yang didapatnya dengan curang itu sebagai belanja anak dan isterinya, lalu mereka makan dan minum. Itulah suatu kecelakaan atau wailun. Kerapkali juga wailun itu diertikan neraka! Memang, orang-orang yang berlaku curang itu membuat neraka dalam dunia ini, kerana mereka merosak pasaran. Kecurangan niaga seperti ini adalah termasuk perbuatan korupsi juga. – Prof Dr Hamka (Tafsir Al-Azhar, Juzuk 30 (PTS), m.s. 113-114).

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَيْلٌۭ لِّلْمُطَفِّفِينَ
Celakalah atas orang-orang yang curang itu.
(83 : 1)

ٱلَّذِينَ إِذَا ٱكْتَالُوا۟ عَلَى ٱلنَّاسِ يَسْتَوْفُونَ
Yang apabila menerima sukatan dari orang lain, mereka minta dipenuhi.
(83 : 2)

وَإِذَا كَالُوهُمْ أَو وَّزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ
Tetapi apabila menyukat atau menimbang untuk orang lain, mereka merugikan.
(83 : 3)

أَلَا يَظُنُّ أُو۟لَٰٓئِكَ أَنَّهُم مَّبْعُوثُونَ
Apakah tidak menyangka orang-orang itu bahawa mereka akan dibangkitkan?
(83 : 4)

لِيَوْمٍ عَظِيمٍۢ
Buat Hari Yang Besar?
(83 : 5)

يَوْمَ يَقُومُ ٱلنَّاسُ لِرَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Hari, yang akan bangkit manusia (untuk menghadap) Tuhan Sarwa sekalian alam.
(83 : 6)

كَلَّآ إِنَّ كِتَٰبَ ٱلْفُجَّارِ لَفِى سِجِّينٍۢ
Janganlah begitu! Kerana sesungguhnya tulisan orang-orang yang derhaka itu ada di dalam Sijjin.
(83 : 7)

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا سِجِّينٌۭ
Dan sudahkah engkau tahu apakah yang dikatakan Sijjin itu?
(83 : 8)

كِتَٰبٌۭ مَّرْقُومٌۭ
(Ialah) kitab yang telah tertulis.
(83 : 9)

وَيْلٌۭ يَوْمَئِذٍۢ لِّلْمُكَذِّبِينَ
Celakalah di hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
(83 : 10)

ٱلَّذِينَ يُكَذِّبُونَ بِيَوْمِ ٱلدِّينِ
(Iaitu) orang-orang yang mendustakan Hari Pembalasan.
(83 : 11)

وَمَا يُكَذِّبُ بِهِۦٓ إِلَّا كُلُّ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ
Dan tidaklah mendustakan akan hari itu, kecuali orang-orang yang melampaui batas, yang berdosa.
(83 : 12)

إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ ءَايَٰتُنَا قَالَ أَسَٰطِيرُ ٱلْأَوَّلِينَ
Yang apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, dia berkata, "Dongeng-dongeng orang-orang dahulu kala."
(83 : 13)

كَلَّا ۖ بَلْ ۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِم مَّا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ
Tidak sekali-kali, bahkan telah ditutup hati mereka oleh apa-apa yang telah mereka usahakan itu.
(83 : 14)

كَلَّآ إِنَّهُمْ عَن رَّبِّهِمْ يَوْمَئِذٍۢ لَّمَحْجُوبُونَ
Tidak sekali-kali, sesungguhnya mereka, dari Tuhan mereka, di hari itu telah tertutup.
(83 : 15)

ثُمَّ إِنَّهُمْ لَصَالُوا۟ ٱلْجَحِيمِ
Kemudian itu, sesungguhnya mereka akan bergelimang di neraka.
(83 : 16)

ثُمَّ يُقَالُ هَٰذَا ٱلَّذِى كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ
Kemudian itu akan dikatakan, "Inilah tempat yang telah kamu dustakan itu."
(83 : 17)

كَلَّآ إِنَّ كِتَٰبَ ٱلْأَبْرَارِ لَفِى عِلِّيِّينَ
Ingatlah, sesungguhnya catatan orang-orang yang baik-baik itu ada di 'Illiyin.
(83 : 18)

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا عِلِّيُّونَ
Sudahkah engkau tahu apakah 'Illiyin itu?
(83 : 19)

كِتَٰبٌۭ مَّرْقُومٌۭ
(Iaitu) kitab yang tertulis.
(83 : 20)

يَشْهَدُهُ ٱلْمُقَرَّبُونَ
Yang disaksikan oleh mereka-mereka yang sangat dekat.
(83 : 21)

إِنَّ ٱلْأَبْرَارَ لَفِى نَعِيمٍ
Sesungguhnya orang yang baik-baik itu ada dalam kenikmatan.
(83 : 22)

عَلَى ٱلْأَرَآئِكِ يَنظُرُونَ
Dari atas pelaminan-pelaminan mereka memandang.
(83 : 23)

تَعْرِفُ فِى وُجُوهِهِمْ نَضْرَةَ ٱلنَّعِيمِ
Engkau dapat mengenal pada wajah-wajah mereka itu sinar dan nikmat.
(83 : 24)

يُسْقَوْنَ مِن رَّحِيقٍۢ مَّخْتُومٍ
Mereka diberi minum dengan minuman terpilih, lagi termaterai.
(83 : 25)

خِتَٰمُهُۥ مِسْكٌۭ ۚ وَفِى ذَٰلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ ٱلْمُتَنَٰفِسُونَ
Materainya itu ialah kasturi; dan pada hal yang demikian itu biarlah berlumba orang-orang yang hendak berlumba.
(83 : 26)

وَمِزَاجُهُۥ مِن تَسْنِيمٍ
Dan campurannya ialah air yang menurun.
(83 : 27)

عَيْنًۭا يَشْرَبُ بِهَا ٱلْمُقَرَّبُونَ
(Iaitu) mata air yang minum daripadanya mereka yang dihampirkan.
(83 : 28)

إِنَّ ٱلَّذِينَ أَجْرَمُوا۟ كَانُوا۟ مِنَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ يَضْحَكُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang derhaka itu, adalah mereka mentertawakan orang-orang yang beriman.
(83 : 29)

وَإِذَا مَرُّوا۟ بِهِمْ يَتَغَامَزُونَ
Dan apabila mereka lalu lintas di hadapan mereka itu, mereka pun berkedip-kedipan mata.
(83 : 30)

وَإِذَا ٱنقَلَبُوٓا۟ إِلَىٰٓ أَهْلِهِمُ ٱنقَلَبُوا۟ فَكِهِينَ
Dan apabila mereka kembali kepada ahli mereka, mereka pun kembali dalam keadaan berolok-olok.
(83 : 31)

وَإِذَا رَأَوْهُمْ قَالُوٓا۟ إِنَّ هَٰٓؤُلَآءِ لَضَآلُّونَ
Dan apabila mereka lihat mereka itu, mereka berkata, "Sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang sesat."
(83 : 32)

وَمَآ أُرْسِلُوا۟ عَلَيْهِمْ حَٰفِظِينَ
Padahal tidaklah mereka itu diutus kepada mereka untuk menjadi pemelihara.
(83 : 33)

فَٱلْيَوْمَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنَ ٱلْكُفَّارِ يَضْحَكُونَ
Maka pada hari ini, mereka yang beriman itu pulalah yang mentertawakan.
(83 : 34)

عَلَى ٱلْأَرَآئِكِ يَنظُرُونَ
Dari mahligai mereka mereka memandang.
(83 : 35)

هَلْ ثُوِّبَ ٱلْكُفَّارُ مَا كَانُوا۟ يَفْعَلُونَ
Bukankah tidak dibalasi orang-orang yang kafir itu, kecuali menurut apa yang telah mereka kerjakan?
(83 : 36)

Sumber rakaman: https://youtu.be/aHKeh5ux0J4
Gambar hiasan: https://pxhere.com/id/photo/451792