002 Al-Baqarah 054-091 (1950-an)

Dapatlah kiranya kita membanding-banding dengan hidup kita sendiri; sudahkah agaknya peringatan Tuhan tentang Bani Israil ini patut dijadikan peringatan bagi kita? Apakah bukan kita telah berpaling? Dan hanya tinggal sedikit yang setia memegang janji? Marilah kita camkan. Supaya jangan seenaknya saja membawanya untuk Bani Israil, padahal ayatnya menjadi pusaka pedoman hidup kita. – Prof Dr Hamka (Tafsir al-Azhar (PTS Jilid 1), m.s. 201)

وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِۦ يَٰقَوْمِ إِنَّكُمْ ظَلَمْتُمْ أَنفُسَكُم بِٱتِّخَاذِكُمُ ٱلْعِجْلَ فَتُوبُوٓا۟ إِلَىٰ بَارِئِكُمْ فَٱقْتُلُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌۭ لَّكُمْ عِندَ بَارِئِكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ
Dan, (ingatlah) seketika berkata Musa kepada kaumnya, ' 'Wahai, kaumku! Sesungguhnya, kamu telah menganiaya diri kamu (sendiri) dengan kamu mengambil anak lembu itu; maka tobatlah kamu kepada Penciptamu, dan bunuhlah diri kamu. Itulah yang lebih baik buat kamu pada sisi Penciptamu, niscaya akan diberi-Nya tobat atas kamu;sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun lagi Penyayang.”
(2 : 54)

وَإِذْ قُلْتُمْ يَٰمُوسَىٰ لَن نُّؤْمِنَ لَكَ حَتَّىٰ نَرَى ٱللَّهَ جَهْرَةًۭ فَأَخَذَتْكُمُ ٱلصَّٰعِقَةُ وَأَنتُمْ تَنظُرُونَ
Dan, (ingatlah) tatkala kamu berkata kepada Musa, "Hai, Musa! Tidaklah kami mau percaya kepada engkau, sehingga kami lihat Allah itu dengan terang! Maka ditimpalah kamu oleh gempa, dan kamu pun melihat sendiri.
(2 : 55)

ثُمَّ بَعَثْنَٰكُم مِّنۢ بَعْدِ مَوْتِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Kemudian Kami bangkitkan kamu sesudah kamu mati, supaya kamu bersyukur.
(2 : 56)

وَظَلَّلْنَا عَلَيْكُمُ ٱلْغَمَامَ وَأَنزَلْنَا عَلَيْكُمُ ٱلْمَنَّ وَٱلسَّلْوَىٰ ۖ كُلُوا۟ مِن طَيِّبَٰتِ مَا رَزَقْنَٰكُمْ ۖ وَمَا ظَلَمُونَا وَلَٰكِن كَانُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ
Dan, telah Kami teduhi atas kamu dengan awan dan telah Kami turunkan kepada kamu manna dan salwa. Makanlah dari yang baik-baik yang telah Kami anugerahkan kepada kamu. Dan tidaklah mereka yang menganiaya Kami, tetapi adalah mereka menganiaya diri mereka sendiri.
(2 : 57)

وَإِذْ قُلْنَا ٱدْخُلُوا۟ هَٰذِهِ ٱلْقَرْيَةَ فَكُلُوا۟ مِنْهَا حَيْثُ شِئْتُمْ رَغَدًۭا وَٱدْخُلُوا۟ ٱلْبَابَ سُجَّدًۭا وَقُولُوا۟ حِطَّةٌۭ نَّغْفِرْ لَكُمْ خَطَٰيَٰكُمْ ۚ وَسَنَزِيدُ ٱلْمُحْسِنِينَ
Dan (ingatlah) seketika Kami berkata, "Masuklah kamu ke dalam negeri ini, makanlah daripadanya bagaimana yang kamu kehendaki dengan puas, dan masukilah pintu itu dengan merendah diri, dan ucapkanlah kata permohonan ampun, niscaya akan Kami ampuni kesalahan-kesalahan kamu, dan akan Kami tambah (nikmat) kepada orang-orang yang berbuat baik."
(2 : 58)

فَبَدَّلَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ قَوْلًا غَيْرَ ٱلَّذِى قِيلَ لَهُمْ فَأَنزَلْنَا عَلَى ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ رِجْزًۭا مِّنَ ٱلسَّمَآءِ بِمَا كَانُوا۟ يَفْسُقُونَ
Maka, menggantilah orang yang durhaka dengan kata-kata yang tidak diperintahkan kepada mereka, lalu Kami turunkan atas orang-orang yang zalim itu siksaan dari langit, oleh karena mereka melanggar perintah.
(2 : 59)

وَإِذِ ٱسْتَسْقَىٰ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِۦ فَقُلْنَا ٱضْرِب بِّعَصَاكَ ٱلْحَجَرَ ۖ فَٱنفَجَرَتْ مِنْهُ ٱثْنَتَا عَشْرَةَ عَيْنًۭا ۖ قَدْ عَلِمَ كُلُّ أُنَاسٍۢ مَّشْرَبَهُمْ ۖ كُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ مِن رِّزْقِ ٱللَّهِ وَلَا تَعْثَوْا۟ فِى ٱلْأَرْضِ مُفْسِدِينَ
Dan (ingatlah) seketika Musa memohonkan lalu Kami katakan, air untuk kaumnya, "Pukullah dengan tongkatmu batu itu!" Maka, memancarlah darinya dua belas mata air, yang sesungguhnya telah tahu tiap-tiap golongan tempat minum mereka; makanlah dan minumlah dari karunia Allah, dan janganlah kamu mengacau dan membuat kerusakan di bumi.
(2 : 60)

وَإِذْ قُلْتُمْ يَٰمُوسَىٰ لَن نَّصْبِرَ عَلَىٰ طَعَامٍۢ وَٰحِدٍۢ فَٱدْعُ لَنَا رَبَّكَ يُخْرِجْ لَنَا مِمَّا تُنۢبِتُ ٱلْأَرْضُ مِنۢ بَقْلِهَا وَقِثَّآئِهَا وَفُومِهَا وَعَدَسِهَا وَبَصَلِهَا ۖ قَالَ أَتَسْتَبْدِلُونَ ٱلَّذِى هُوَ أَدْنَىٰ بِٱلَّذِى هُوَ خَيْرٌ ۚ ٱهْبِطُوا۟ مِصْرًۭا فَإِنَّ لَكُم مَّا سَأَلْتُمْ ۗ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ ٱلذِّلَّةُ وَٱلْمَسْكَنَةُ وَبَآءُو بِغَضَبٍۢ مِّنَ ٱللَّهِ ۗ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا۟ يَكْفُرُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَيَقْتُلُونَ ٱلنَّبِيِّۦنَ بِغَيْرِ ٱلْحَقِّ ۗ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَوا۟ وَّكَانُوا۟ يَعْتَدُونَ
Dan (ingatlah) ketika kamu berkata, "Wahai Musa, tidaklah kami akan tahan atas makanan hanya semacam. Sebab itu, mohonkanlah untuk kami kepada Tuhan engkau, supaya dikeluarkan untuk kami dan apa yang ditumbuhkan bumi, dari sayur-sayurannya, dan mentimunnya, dan bawang putihnya, dan kacangnya, dan bawang merahnya." Berkata dia, "Adakah hendak kamu tukar yang amat hina hina dengan yang amat baik? Pergilah ke satu kota besar, maka sesungguhnya di sana akan dapatlah apa yang kamu minta itu!" Dan dipukulkanlah atas mereka kehinaan dan kerendahan, dan sudah layaklah mereka ditimpa kemurkaan dari Allah. Yang demikian itu ialah karena mereka kufur kepada perintah-perintah Allah dan mereka bunuh nabi-nabi dengan tidak patut. Yang demikian itu ialah karena mereka telah durhaka dan mereka telah melewati Batas.
(2 : 61)

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَٱلَّذِينَ هَادُوا۟ وَٱلنَّصَٰرَىٰ وَٱلصَّٰبِـِٔينَ مَنْ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ وَعَمِلَ صَٰلِحًۭا فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Sesungguhnya, orang-orang yang beriman dan orang-orang yang jadi Yahudi dan Nasrani dan Shabi'in, barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Kemudian dan beramal yang saleh, maka untuk mereka adalah ganjaran di Sisi Tuhan mereka, dan tidak ada ketakutan atas mereka dan tidaklah mereka akan berduka cita.
(2 : 62)

وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَٰقَكُمْ وَرَفَعْنَا فَوْقَكُمُ ٱلطُّورَ خُذُوا۟ مَآ ءَاتَيْنَٰكُم بِقُوَّةٍۢ وَٱذْكُرُوا۟ مَا فِيهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Dan (ingatlah) tatkala telah Kami ambil perjanjian dengan kamu, dan telah Kami angkatkan gunung di atas kamu; Peganglah apa yang telah Kami berikan kepada kamu dengan sungguh-sungguh, dan ingatlah olehmu apa yang ada di dalamnya, supaya kamu semuanya takwa.
(2 : 63)

ثُمَّ تَوَلَّيْتُم مِّنۢ بَعْدِ ذَٰلِكَ ۖ فَلَوْلَا فَضْلُ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُۥ لَكُنتُم مِّنَ ٱلْخَٰسِرِينَ
Kemudian kamu pun berpaling sesudah itu. Maka kalau bukanlah karunia Allah dan belas kasihan-Nya atas kamu, sesungguhnyalah telah jadilah kamu dari orang-orang yang merugi.
(2 : 64)

وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ ٱلَّذِينَ ٱعْتَدَوْا۟ مِنكُمْ فِى ٱلسَّبْتِ فَقُلْنَا لَهُمْ كُونُوا۟ قِرَدَةً خَٰسِـِٔينَ
Dan sesungguhnya telah Kami ketahui orang-orang yang melanggar perintah pada hari Sabtu, maka Kami firmankan, "Jadilah kamu kera-kera yang dibenci!"
(2 : 65)

فَجَعَلْنَٰهَا نَكَٰلًۭا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهَا وَمَا خَلْفَهَا وَمَوْعِظَةًۭ لِّلْمُتَّقِينَ
Maka, Kami jadikanlah dianya sebagai suatu teladan bagi mereka yang semasa dengannya dan bagi yang di belakangnya, dan pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
(2 : 66)

وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِۦٓ إِنَّ ٱللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَن تَذْبَحُوا۟ بَقَرَةًۭ ۖ قَالُوٓا۟ أَتَتَّخِذُنَا هُزُوًۭا ۖ قَالَ أَعُوذُ بِٱللَّهِ أَنْ أَكُونَ مِنَ ٱلْجَٰهِلِينَ
Dan (ingatlah) ketika berkata Musa kepada kaumnya, "Sesungguhnya, Allah memerintahkan kamu menyembelih seekor lembu betina." Mereka berkata, "Apakah akan engkau ambil kami ini jadi permainan?" Dia berkata, "Berlindung aku kepada Allah, daripada jadi seorang di antara orang-orang yang bodoh."
(2 : 67)

قَالُوا۟ ٱدْعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّن لَّنَا مَا هِىَ ۚ قَالَ إِنَّهُۥ يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٌۭ لَّا فَارِضٌۭ وَلَا بِكْرٌ عَوَانٌۢ بَيْنَ ذَٰلِكَ ۖ فَٱفْعَلُوا۟ مَا تُؤْمَرُونَ
Mereka berkata, "Serulah untuk kami kepada Tuhan engkau, supaya diterangkan-Nya bagaimana lembu itu?" Berkata dia, "Sesungguhnya, Dia bersabda bahwa dia hendaklah lembu betina yang belum tua benar dan tidak sangat muda, pertengahanlah di antara itu; maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu itu."
(2 : 68)

قَالُوا۟ ٱدْعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّن لَّنَا مَا لَوْنُهَا ۚ قَالَ إِنَّهُۥ يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٌۭ صَفْرَآءُ فَاقِعٌۭ لَّوْنُهَا تَسُرُّ ٱلنَّٰظِرِينَ
Mereka berkata, "Serulah untuk kami kepada Tuhan engkau, supaya Dia jelaskan kepada kami bagaimana warnanya." Berkata dia, "Sesungguhnya, Dia berfirman bahwa dianya ialah seekor lembu betina yang kuning, berkilau warnanya, menyenangkan mereka yang melihat."
(2 : 69)

قَالُوا۟ ٱدْعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّن لَّنَا مَا هِىَ إِنَّ ٱلْبَقَرَ تَشَٰبَهَ عَلَيْنَا وَإِنَّآ إِن شَآءَ ٱللَّهُ لَمُهْتَدُونَ
Mereka berkata, "Serulah untuk kami kepada Tuhan engkau, supaya Dia jelaskan (lagi) kepada kami, karena sesungguhnya lembu-lembu itu serupa-serupa atas kami, dan sesungguhnya kami, in syaa Allah, akan dapat petunjuk."
(2 : 70)

قَالَ إِنَّهُۥ يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٌۭ لَّا ذَلُولٌۭ تُثِيرُ ٱلْأَرْضَ وَلَا تَسْقِى ٱلْحَرْثَ مُسَلَّمَةٌۭ لَّا شِيَةَ فِيهَا ۚ قَالُوا۟ ٱلْـَٰٔنَ جِئْتَ بِٱلْحَقِّ ۚ فَذَبَحُوهَا وَمَا كَادُوا۟ يَفْعَلُونَ
Dia berkata, "Sesungguhnya, dia mengatakan bahwa dia itu hendaklah lembu betina yang tidak digunakan pem bajak tanah, dan tidak perancah sawah, tidak bercacat, tidak ada belang padanya." Mereka berkata, "Sekarang engkau telah datang membawa kebenaran!" Maka mereka sembelihlah dia, dan nyarislah mereka itu tidak sanggup mengerjakan.
(2 : 71)

وَإِذْ قَتَلْتُمْ نَفْسًۭا فَٱدَّٰرَْٰٔتُمْ فِيهَا ۖ وَٱللَّهُ مُخْرِجٌۭ مَّا كُنتُمْ تَكْتُمُونَ
Dan (ingatlah) ketika kamu membunuh satu diri, maka bersitolak-tolakkan kamu padanya, dan Allah mengeluarkan apa yang kamu telah sembunyikan.
(2 : 72)

فَقُلْنَا ٱضْرِبُوهُ بِبَعْضِهَا ۚ كَذَٰلِكَ يُحْىِ ٱللَّهُ ٱلْمَوْتَىٰ وَيُرِيكُمْ ءَايَٰتِهِۦ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ
Dan Kami katakan, "Pukullah olehmu dengan sebagian daripadanya!" Demikianlah Allah menghidupkan yang telah mati dan memperlihatkan ayat-ayat-Nya, supaya kamu berpikir.
(2 : 73)

ثُمَّ قَسَتْ قُلُوبُكُم مِّنۢ بَعْدِ ذَٰلِكَ فَهِىَ كَٱلْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةًۭ ۚ وَإِنَّ مِنَ ٱلْحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنْهُ ٱلْأَنْهَٰرُ ۚ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخْرُجُ مِنْهُ ٱلْمَآءُ ۚ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ ٱللَّهِ ۗ وَمَا ٱللَّهُ بِغَٰفِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ
Kemudian, telah kesat hati kamu sesudah itu, maka adalah dia laksana batu atau lebih keras. Dan sesungguhnya, dari batu kadang-kadang terpancarlah darinya sungai-sungai, dan sesungguhnya setengah darinya ada yang belah, maka keluarlah air dari dalamnya. Dan sesungguhnya dari setengahnya pula ada yang runtuh dari takutnya kepada Allah. Dan tidaklah Allah lengah dari apa yang kamu perbuat.
(2 : 74)

أَفَتَطْمَعُونَ أَن يُؤْمِنُوا۟ لَكُمْ وَقَدْ كَانَ فَرِيقٌۭ مِّنْهُمْ يَسْمَعُونَ كَلَٰمَ ٱللَّهِ ثُمَّ يُحَرِّفُونَهُۥ مِنۢ بَعْدِ مَا عَقَلُوهُ وَهُمْ يَعْلَمُونَ
Apakah kamu ingin benar agar mereka percaya kepada kamu, padahal sesungguhnya telah ada segolongan dari mereka yang mendengar Kalam Allah, kemudian mereka ubah-ubah dia sesudah mereka mengerti, padahal mereka mengetahui?
(2 : 75)

وَإِذَا لَقُوا۟ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ قَالُوٓا۟ ءَامَنَّا وَإِذَا خَلَا بَعْضُهُمْ إِلَىٰ بَعْضٍۢ قَالُوٓا۟ أَتُحَدِّثُونَهُم بِمَا فَتَحَ ٱللَّهُ عَلَيْكُمْ لِيُحَآجُّوكُم بِهِۦ عِندَ رَبِّكُمْ ۚ أَفَلَا تَعْقِلُونَ
Dan apabila mereka berjumpa dengan orang- orang yang beriman, mereka pun berkata, "Kami telah beriman!" Dan apabila bersendiri sebagian mereka dengan yang sebagian, berkatalah mereka, "Apakah akan kamu ceritakan kepada mereka apa yang telah dibukakan Allah kepada kamu, supaya nanti mereka mendakwa kamu di hadapan Tuhan kamu? Apakah kamu tidak mengerti?"
(2 : 76)

أَوَلَا يَعْلَمُونَ أَنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ
Apakah tidak mereka tahu bahwasanya Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan?
(2 : 77)

وَمِنْهُمْ أُمِّيُّونَ لَا يَعْلَمُونَ ٱلْكِتَٰبَ إِلَّآ أَمَانِىَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَظُنُّونَ
Dan setengah dari mereka adalah yang tidak kenal tulisan, tidak mereka ketahui akan al-Kitab, kecuali dongeng-dongeng, dan tidak ada mereka selain bersangka-sangka.
(2 : 78)

فَوَيْلٌۭ لِّلَّذِينَ يَكْتُبُونَ ٱلْكِتَٰبَ بِأَيْدِيهِمْ ثُمَّ يَقُولُونَ هَٰذَا مِنْ عِندِ ٱللَّهِ لِيَشْتَرُوا۟ بِهِۦ ثَمَنًۭا قَلِيلًۭا ۖ فَوَيْلٌۭ لَّهُم مِّمَّا كَتَبَتْ أَيْدِيهِمْ وَوَيْلٌۭ لَّهُم مِّمَّا يَكْسِبُونَ
Maka, celakalah bagi orang-orang yang menulis kitab dengan tangan mereka, kemudian mereka katakan, I'lni adalah dari Sisi Allah," karena mereka hendak menjualnya dengan harga yang sedikit. Celaka bagi mereka dari apa yang ditulis oleh tangan mereka, dan celaka bagi mereka lantaran penghasilan mereka.
(2 : 79)

وَقَالُوا۟ لَن تَمَسَّنَا ٱلنَّارُ إِلَّآ أَيَّامًۭا مَّعْدُودَةًۭ ۚ قُلْ أَتَّخَذْتُمْ عِندَ ٱللَّهِ عَهْدًۭا فَلَن يُخْلِفَ ٱللَّهُ عَهْدَهُۥٓ ۖ أَمْ تَقُولُونَ عَلَى ٱللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ
Dan mereka berkata, "Sekali-kali tidak kami akan disentuh oleh api kecuali berbilang hari saja." Katakanlah, "Apakah kamu telah membuat janji di Sisi Allah?" (Kalau demikian) maka tidaklah Allah akan memungkiri janji-Nya, atau apakah kamu mengatakan terhadap Allah barang yang tidak kamu ketahui?
(2 : 80)

بَلَىٰ مَن كَسَبَ سَيِّئَةًۭ وَأَحَٰطَتْ بِهِۦ خَطِيٓـَٔتُهُۥ فَأُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلنَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَٰلِدُونَ
Tidak begitu! Barangsiapa yang berusaha jahat, sedang dosanya telah meliputinya, maka mereka itu adalah penghuni neraka, mereka akan kekal di dalamnya.
(2 : 81)

وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلْجَنَّةِ ۖ هُمْ فِيهَا خَٰلِدُونَ
Dan orang-orang yang beriman dan beramal yang saleh-saleh, mereka itu adalah penghuni surga; mereka pun akan kekal di dalamnya.
(2 : 82)

وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَٰقَ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ لَا تَعْبُدُونَ إِلَّا ٱللَّهَ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَانًۭا وَذِى ٱلْقُرْبَىٰ وَٱلْيَتَٰمَىٰ وَٱلْمَسَٰكِينِ وَقُولُوا۟ لِلنَّاسِ حُسْنًۭا وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ إِلَّا قَلِيلًۭا مِّنكُمْ وَأَنتُم مُّعْرِضُونَ
Dan (ingatlah) tatkala Kami membuat janji dengan Bani Israil, supaya jangan mereka menyembah melainkan kepada Allah, dan terhadap kedua ibu-bapak hendaklah berbuat baik, dan (juga) kepada keluarga yang hampir, dan anak-anak yatim dan orang-orang miskin, dan hendaklah mengucapkan perkataan yang baik kepada manusia, dan dirikanlah shalat dan keluarkanlah zakat. Kemudian berpaling kamu, kecuali sedikit, padahal kamu tidak memedulikan.
(2 : 83)

وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَٰقَكُمْ لَا تَسْفِكُونَ دِمَآءَكُمْ وَلَا تُخْرِجُونَ أَنفُسَكُم مِّن دِيَٰرِكُمْ ثُمَّ أَقْرَرْتُمْ وَأَنتُمْ تَشْهَدُونَ
Dan (ingatlah) tatkala Kami perbuat perjanjian dengan kamu: Tidak boleh kamu menumpahkan darah kamu, dan tidak boleh kamu mengeluarkan diri-diri kamu dari kampung halaman kamu. Kernudian telah ikrar kamu, dan kamu pun menyaksikan.
(2 : 84)

ثُمَّ أَنتُمْ هَٰٓؤُلَآءِ تَقْتُلُونَ أَنفُسَكُمْ وَتُخْرِجُونَ فَرِيقًۭا مِّنكُم مِّن دِيَٰرِهِمْ تَظَٰهَرُونَ عَلَيْهِم بِٱلْإِثْمِ وَٱلْعُدْوَٰنِ وَإِن يَأْتُوكُمْ أُسَٰرَىٰ تُفَٰدُوهُمْ وَهُوَ مُحَرَّمٌ عَلَيْكُمْ إِخْرَاجُهُمْ ۚ أَفَتُؤْمِنُونَ بِبَعْضِ ٱلْكِتَٰبِ وَتَكْفُرُونَ بِبَعْضٍۢ ۚ فَمَا جَزَآءُ مَن يَفْعَلُ ذَٰلِكَ مِنكُمْ إِلَّا خِزْىٌۭ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَيَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ يُرَدُّونَ إِلَىٰٓ أَشَدِّ ٱلْعَذَابِ ۗ وَمَا ٱللَّهُ بِغَٰفِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ
Kemudian, kamu, mereka pun, kamu bunuh diri kamu dan kamu keluarkan sebagian daripada kamu dari kampung halaman mereka, berbantu-bantuan kamu atas mencelakakan mereka dengan dosa dan permusuhan; padahal jika mereka datang kepada kamu sebagai orang-orang tawanan, kamu tebus mereka, padahal telah diharamkan atas kamu mengeluarkan mereka. Apakah kamu memercayai sebagian kitab dan kamu kafir dengan yang sebagian? Maka tidaklah ada ganjaran buat orang-orang yang berbuat demikian daripada kamu, melainkan kehinaan dalarn kehidupan dunia ini, dan pada Hari Kiamat akan dikembalikan mereka kepada sangat-sangat adzab. Dan tidaklah Allah lengah dari apa yang kamu kerjakan.
(2 : 85)

أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ ٱشْتَرَوُا۟ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا بِٱلْءَاخِرَةِ ۖ فَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُمُ ٱلْعَذَابُ وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ
Mereka itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan akhirat, maka tidaklah akan diringankan dari mereka siksaan itu, dan tidaklah mereka akan ditolong.
(2 : 86)

وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَٰبَ وَقَفَّيْنَا مِنۢ بَعْدِهِۦ بِٱلرُّسُلِ ۖ وَءَاتَيْنَا عِيسَى ٱبْنَ مَرْيَمَ ٱلْبَيِّنَٰتِ وَأَيَّدْنَٰهُ بِرُوحِ ٱلْقُدُسِ ۗ أَفَكُلَّمَا جَآءَكُمْ رَسُولٌۢ بِمَا لَا تَهْوَىٰٓ أَنفُسُكُمُ ٱسْتَكْبَرْتُمْ فَفَرِيقًۭا كَذَّبْتُمْ وَفَرِيقًۭا تَقْتُلُونَ
Dan sesungguhnya telah Kami berikan Kitab kepada Musa dan Kami di belakangnya dengan berapa rasul, dan telah Kami berikan kepada Isa anak Maryam keterangan-keterangan dan Kami sokong dia dengan Ruhul qudus. Maka apakah setiap datang kepada kamu seorang rasul dengan yang tidak sesuai dengan hawa nafsu kamu, kamu pun menyombong? Maka sebagian kamu mendustakan dan sebagian kamu membunuh.
(2 : 87)

وَقَالُوا۟ قُلُوبُنَا غُلْفٌۢ ۚ بَل لَّعَنَهُمُ ٱللَّهُ بِكُفْرِهِمْ فَقَلِيلًۭا مَّا يُؤْمِنُونَ
Dan mereka berkata, "Hati kami tertutup!" Bukan! Tetapi mereka telah dikutuki oleh Allah dari sebab kufur mereka, maka sedikitlah mereka yang beriman.
(2 : 88)

وَلَمَّا جَآءَهُمْ كِتَٰبٌۭ مِّنْ عِندِ ٱللَّهِ مُصَدِّقٌۭ لِّمَا مَعَهُمْ وَكَانُوا۟ مِن قَبْلُ يَسْتَفْتِحُونَ عَلَى ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فَلَمَّا جَآءَهُم مَّا عَرَفُوا۟ كَفَرُوا۟ بِهِۦ ۚ فَلَعْنَةُ ٱللَّهِ عَلَى ٱلْكَٰفِرِينَ
Dan tatkala datang kepada mereka kitab dari Sisi Allah, membenarkan bagi apa yang serta mereka, padahal pernahlah mereka dahulu memohonkan kemenangan atas orang-orang yang kafir. Maka tatkala telah datang kepada mereka apa yang telah mereka kenal itu, mereka pun tidak percaya kepadanya; maka kutuk Allahlah atas orang-orang yang kafir.
(2 : 89)

بِئْسَمَا ٱشْتَرَوْا۟ بِهِۦٓ أَنفُسَهُمْ أَن يَكْفُرُوا۟ بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ بَغْيًا أَن يُنَزِّلَ ٱللَّهُ مِن فَضْلِهِۦ عَلَىٰ مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ ۖ فَبَآءُو بِغَضَبٍ عَلَىٰ غَضَبٍۢ ۚ وَلِلْكَٰفِرِينَ عَذَابٌۭ مُّهِينٌۭ
Alangkah buruknya harga yang dengan itu mereka menjual diri mereka bahwa mereka kafiri apa yang diturunkan Allah karena dengki bahwa diturunkan Allah dari karunia-Nya ke atas barangsiapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya. Maka patutlah mereka itu kena murka di atas murka. Dan bagi orang yang kafir adalah adzab yang menghinakan.
(2 : 90)

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ ءَامِنُوا۟ بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ قَالُوا۟ نُؤْمِنُ بِمَآ أُنزِلَ عَلَيْنَا وَيَكْفُرُونَ بِمَا وَرَآءَهُۥ وَهُوَ ٱلْحَقُّ مُصَدِّقًۭا لِّمَا مَعَهُمْ ۗ قُلْ فَلِمَ تَقْتُلُونَ أَنۢبِيَآءَ ٱللَّهِ مِن قَبْلُ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ
Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Percayalah kepada apa yang diturunkan Allah." Mereka berkata, "Kami percaya kepada apa yang diturunkan kepada kami, dan kami tidak hendak percaya kepada apa yang di belakangnya.' Padahal dia itu adalah kebenaran, membenarkan apa yang ada serta mereka. Katakanlah, "Maka mengapa kamu bunuh nabi-nabi Allah dahulunya, jikalau kamu memang beriman?
(2 : 91)

Sumber rakaman: Walid Zaki
Sumber gambar hiasan: Wikimedia